Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Bandar Poker, Judi Poker, Judi Domino, Agen Qiu Qiu, Qiu Qiu Online
MajuQQ

Melihat Potensi Sanksi Larangan untuk Manchester City Tampil di Liga Champions

Liputan365.com, Manchester – Hukuman larangan tampil di Liga Champions musim depan sedang dihadapkan kepada sang juara bertahan Premier League, Manchester City. Namun ada pertanyaan yang mengganjal: Apakah hukuman itu benar-benar bisa dijatuhkan kepada mereka?

Financial Fair Play (FFP) jelas merupakan momok bagi klub kaya raya seperti Manchester City. Pada bulan Maret lalu, disebutkan bahwa UEFA melakukan pergerakan berdasarkan informasi dari Der Spiegel, yang diyakini mendapatkan data dari organisasi Football Leaks.

Setelah lama tenggelam, kasus Manchester City dengan FFP kembali menguak beberapa waktu lalu. Klaim dari New York Times berkata bahwa pihak investigasi UEFA merekomendasikan hukuman larangan tampil di Liga Champions untuk The Citizens selama satu tahun.

Namun pertanyaannya adalah, apakah Manchester City akan dijatuhi hukuman tersebut jika ditemukan melanggar FFP? Dan apakah tim lain seperti Manchester United atau Arsenal bisa diuntungkan dari hukuman tersebut?

Kemungkinan City dijatuhi hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa terbilang cukup kecil, apalagi dengan sedikitnya waktu yang tersisa. Setidaknya UEFA harus segera menyelesaikan kasus tersebut sebelum laga kualifikasi Liga Champions digelar bulan Juni nanti.

Proses penjatuhan hukuman itu sebenarnya membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan UEFA wajib memberikan kesempatan kepada Manchester City untuk mengajukan banding. Dengan ini, maka ada kemungkinan besar hukuman akan ditangguhkan.

Namun jika semuanya benar-benar terjadi, Manchester City bakalan berurusan dengan banyak hukuman. Salah satunya adalah larangan terlibat dalam bursa transfer musim panas nanti.

Seperti halnya Chelsea, Manchester City juga tengah dipantau oleh sejumlah organisasi seperti FA dan FIFA soal pembelian pemain muda yang dianggap melanggar aturan. Chelsea, sementara ini, sedang berupaya untuk keluar dari jeratan tersebut.

Sekarang pertanyaannya adalah: Apakah ada tim yang pernah merasakan hukuman serupa? Sejauh ini, baru AC Milan yang pernah berada dalam situasi di mana mereka terancam tampil di kompetisi Eropa akibat kasus Financial Fair Play.

Masih teringat bagaimana klub raksasa Serie A tersebut berupaya keras untuk memperjuangkan haknya bermain di Liga Europa musim 2018/2019 ini. Pada akhirnya, perjuangan mereka membuahkan hasil. Rossoneri diperbolehkan turut serta di Liga Europa.

Share This:

Be the first to comment on "Melihat Potensi Sanksi Larangan untuk Manchester City Tampil di Liga Champions"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*