Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Qiu Qiu Online, Domino Online, Agen Poker, Poker Online, Judi Poker, Judi Domino Agen Domino QQ, Bandar Poker, Judi Poker, Judi Domino, Agen Qiu Qiu, Qiu Qiu Online

KPK Periksa Eks Kalapas dan Inneke Koesherawati Soal Sel Mewah Sukamiskin

Liputan365.com, Jakarta – Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husen, beserta ajudannya Hendri Saputra akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap izin dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

“Keduanya akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan, atau pemberian lainnya di LP Klas I Sukamiskin,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (7/8/2018).

Selain Wahid dan Hendri, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua tersangka lainnya. Yakni suami Inneke Koesherawati yang juga terpidana kasus suap di Bakamla, Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya Andri Rahmat.

Namun keduanya akan diperika senagai saksi. Fahmi akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk Andri, sedangkan Andri sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Fahmi.

Baca Juga : PSI Siap Terima Tantangan Debat Soal Dinasti Politik dan Anak Muda

Operasi Senyap

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap peizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Dalam operasi senyap itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah selaku narapisana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya. Yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Fortuner dan Mitsubishi Triton Exceed yang kini sudah diamankan pihak KPK.

Share This:

Be the first to comment on "KPK Periksa Eks Kalapas dan Inneke Koesherawati Soal Sel Mewah Sukamiskin"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*