Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Qiu Qiu Online, Domino Online, Agen Poker, Poker Online, Judi Poker, Judi Domino

Gatot Brajamusti Dijerat 3 Dakwaan, dari Satwa Liar dan Senjata Api

Liputan365.com, JAKARTA – Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Gatot Brajamusti alias Gatot, dijerat tiga dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

JPU Hadiman membacakan dua dakwaan primer dan satu subsider. Dalam dakwaan primer pertama, Gatot didakwa melanggar Pasal 21 Ayat 2 huruf b jo Pasal 40 Ayat 2 Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Dengan sengaja dan melawan hukum menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa Gatot Brajamusti alias AA Gatot,” ujar Hadiman dalam persidangan.

Ia kemudian menguraikan bahwa dalam penggeledahan rumah Gatot di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, polisi menemukan dua satwa dilindungi.

Pertama, satu ekor burung elang brontok yang masih hidup di halaman belakang di samping kamar terdakwa. Kedua, satu ekor ofsetan harimau sumatera sudah mati, yang telah diawetkan yang terletak di ruang tengah dekat televisi.

Berdasarkan keterangan ahli dan pemeriksaan laboratorium sampel DNA, dua hewan tersebut merupakan satwa liar yang dilindungi undang-undang.

Dakwaan primer selanjutnya adalah Gatot didakwa telah melanggar pidana berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang nomor 12/Drt/1951 karena memiliki beberapa senjata api beragam jenis beserta amunisinya.

Berdasarkan pengecekan registrasi Sie Yanmin Sendak Dit Intelkom Polda Metro Jaya Bidang Perizinan Senjata Api dan Bahan Peledak pada 7 Oktober 2016, senjata api dan amunisi yang ditemukan di rumah Gatot tidak terdaftar dan tidak memiliki surat izin dari pihak kepolisi RI. Ini sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Tanpa hak menguasai, membawa, menyimpan, menyembunyikan senjata api dan amunisi. Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa Gatot Brajamusti alias AA Gatot,” kata Hadiman.

Baca Juga : PSI Dukung Jokowi Kembali Jadi Capres 2019

Lalu Gatot juga dianggap tanpa hak menguasai, membawa, menyimpan, menyembunyikan senjata penikam, senjata pemukul, senjata penusuk. Sehingga ia juga didakwa oleh dakwaan subsider yakni diancam dengan pidana berdasarkan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang nomor 12/Drt/1951.

“Kalau ancaman hukuman satwa yang dilindungi lumayan tinggi, yang senpi ancamannya aja 20 tahun. Kompilasi maksimal 20 tahun,” kata JPU Hadiman ditemui usai sidang.

 

Share This:

Be the first to comment on "Gatot Brajamusti Dijerat 3 Dakwaan, dari Satwa Liar dan Senjata Api"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*