Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Bandar Poker, Judi Poker, Judi Domino, Agen Qiu Qiu, Qiu Qiu Online

China Balas Tindakan AS, Wall Street Merosot Tajam

Liputan365.com, Jakarta – Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan ini terjadi usai China kembali menantang Amerika Serikat (AS) dengan mengumumkan tarif balasan. Perang dagang kedua negara yang semakin agresif ini memaksa investor untuk menyelamatkan aset-asetnya dari pasar saham untuk mengurangi risiko.

Mengutip Reuters, Selasa (14/5/2019), Dow Jones Industrial Average turun 617,38 poin atau 2,38 persen menjadi 25.324,99. Untuk S&P 500 kehilangan 69,53 poin atau 2,41 persen menjadi 2.811,87. Sedangkan Nasdaq Composite turun 269,92 poin atau 3,41 persen menjadi 7.647,02.

Ketiga indeks utama di Wall Street atau di bursa saham utama di AS ini kehilangan pijakan yang cukup dalam. Indeks Nasdaq yang sebagian besar diisi oleh saham-saham teknologi membukukan persentase penurunan satu hari terbesarnya tahun ini.

Sedangkan untuk indeks S&P 500 dan Dow Jones keduanya mengalami penurunan persentase terbesar sejak 3 Januari.

Otoritas China mengatakan akan mengenakan tarif lebih tinggi pada barang-barang dari AS senilai USD 60 miliar meskipun Presiden Donald Trump memperingatkan untuk tidak membalas terhadap tarif tambahan impor yang diberikan AS ke produk China. Langkah China ini akan dilakukan tepat pada 1 Juni nanti.

Untuk diketahui, Pada Jumat lalu Gedung Putih mengumumkan menaikkan tarif barang impor dari China dari semula hanya 10 persen menjadi 25 persen.

Langkah saling berbalas kenaikan tarif barang impor ini memicu kekhawatiran penurunan ekonomi global sehingga langsung berdampak di Wall Street.

“Pelaku pasar menyadari bahwa ini adalah gangguan perdagangan yang mutlak. Seluruh pembicaraan dan semuanya yang telah dilakukan ternyata berjalan mundur,” kata Kepala Analis Pasar Modal JonesTrading, Greenwich, Connecticut, Michael O’Rourke.

“Ini bisa sangat buruk. Akan ada banyak ketidakpastian. Ini bisa mengarah pada perlambatan ekonomi lebih lanjut,” O’Rourke menambahkan.

Saat ini, investor melarikan dana-dananya dari pasar saham ke instrumen save haven. Akibatnya, harga emas mampu mendekati level tertiggi dalam 3 bulan.

 

Share This:

Be the first to comment on "China Balas Tindakan AS, Wall Street Merosot Tajam"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*