Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Bandar Poker, Judi Poker, Judi Domino, Agen Qiu Qiu, Qiu Qiu Online
MajuQQ

Begini Pembagian Harta Keluarga Kerajaan Inggris

Liputan365.com, London – Keluarga Kerajaan Inggris ternyata masih tradisional. Anak yang tertua mendapatkan akses kekayaan yang lebih banyak ketimbang adik mereka.

Pangeran William akan menjadi lebih kaya ketimbang adiknya, Pangeran Harry. Saat ini, William bergelar sebagai Adipati Cambridge dan masih bergantung dari pemasukan bapaknya, Pangeran Charles. Tetapi, kelak William akan menguasai aset penting kerajaan sehingga kekayaan meningkat pesat.

Menurut laporan Cheat Sheetkeluarga Kerajaan Inggris mendapatkan penghasilan dari Sovereign Grant yang berasal dari pajak rakyat. Namun uangnya tak masuk ke kantong pribadi karena dipakai untuk kepentingan resmi.

Pemasukan signifikan keluarga berasal dari wilayah Duchy of Lancaster dan Cornwall yang digunakan sebagai area komersil, serta dari properti bersejarah seperti Kastil Balmoral dan Highgrove House. Penghasilan dari aset itulah yang masuk ke kantong pribadi anggota keluarga kerajaan.

Aset Kastil Balmoral, Sandringham Estate, dan Duchy of Lancaster dipegang oleh Ratu Elizabeth II. Sementara, Pangeran Charles selaku penerus takhta dan Adipati Wales mendapatkan pemasukan dari Duchy of Cornwall.

Ketika Pangeran William naik takta dan mendapat gelar Adipati Wales, otomatis ia akan memiliki kontrol atas Duchy of Cornwall dan Highgrove House yang sekarang dimiliki bapaknya.

Dan begitu William menjadi Raja Inggris, maka aset seperti Kastil Balmoral dan Duchy of Lancaster akan menjadi miliknya. Semua itu karena Pangeran William adalah anak tertua.

Sebelumnya, keluarga Kerajaan Inggris ingin lebih adil dalam pembagian harta. Putri Diana turut mencontohkan hal tersebut dengan membagikan harta secara adil bagi Pangeran William dan Harry.

Share This:

Be the first to comment on "Begini Pembagian Harta Keluarga Kerajaan Inggris"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*