Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online betting bola, agen bola, judi bola, bola online, situs judi bola Agen Domino QQ, Qiu Qiu Online, Domino Online, Agen Poker, Poker Online, Judi Poker, Judi Domino Agen Domino QQ, Bandar Poker, Judi Poker, Judi Domino, Agen Qiu Qiu, Qiu Qiu Online

Begini Cara Polisi Ketahui Ozzy Albar Terlibat Narkoba

Liputan365.com, Jakarta – Ozzy Albar diamankan Satuan Narkoba Polda Metro Jaya karena kedapatan memiliki 2,66 gram ganja di saku kantong celananya.

Penangkapan Ozzy Albar dilakukan di kawasan Walter Monginsidi, Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menceritakan kronologis saat Satuan Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Ozzy Albar, yang merupakan anak rocker Achmad Albar, itu.

“Penangkapan info dari masyarakat ada transaksi narkoba. Dan akhirnya kita menyusul ke lokasi Selasa sekitar pukul 01.00 WIB di daerah Walter Monginsidi,” ujar Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (13/9/2018).

Ozzy Albar Tak Sendiri

Tak sendiri, saat penangkapan Ozzy Albar tengah bersama seorang wanita di sebuah ATM. Saat digeledah, polisi berhasil mengamankan ganja dalam plastik klip yang terdapat di saku kantong celana kanan Ozzy Albar

“Dia menunggu temannya ambil uang di ATM saat dia menunggu, lalu ditangkap petugas Polda Metro Jaya. Digeledah badan dan di saku celana sebelah kanan ada narkotika jenis ganja yang yang dimasukkan dalam plastik kecil. Disita dan diambil kemudian ada dua lembar papir untuk melinting ganjanya,” Argo menambahkan.

Pria Berinisial B

Argo menjelaskan, Ozzy Albar mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial B. Saat ini polisi masih memburu orang tersebut untuk mengembangkan lebih lanjut kasus narkoba saudara kandung Fachri Albar ini.

“Sekarang kita masih mencari pria berinisial B, yang memasok ganja tersebut,” kata Argo.

Share This:

Be the first to comment on "Begini Cara Polisi Ketahui Ozzy Albar Terlibat Narkoba"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*